*Kelompok 5* 8A - Kelompok 5 - SISTEM PEREDARAN DARAH
Sumber sumber makanan
Agustus 07, 2023
maleka zeta
Sumber sumber makanan
Sumber Makanan Sehat untuk Anak
Dilansir dari laman Raising Children, berikut ini sumber makanan sehat yang mampu membantu pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil, yaitu:
- Buah dan Sayur-sayuran
Buah dan sayuran mampu menyediakan energi, vitamin, antioksidan, serat, dan air untuk Si Kecil. Sumber makanan ini juga membantu melindungi anak dari penyakit kronis di kemudian hari, termasuk penyakit seperti penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker. Itu sebabnya, penting bagi ibu untuk menanamkan pola makan yang sehat pada anak sejak dini.
Dorong Si Kecil untuk memilih buah dan sayuran di setiap waktu makan dan untuk camilan. Ibu bisa memberinya pilihan buah dan sayuran dengan warna berbeda, tekstur dan rasa, baik yang segar maupun yang sudah dimasak. Sebelum memberikannya pada Si Kecil, pastikan cuci buah dan sayuran terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran atau bahan kimia.
- Biji-bijian
Makanan yang berbahan biji-bijian seperti roti, pasta, mie, sereal sarapan, nasi, jagung, quinoa, polenta, gandum dan gandum dapat memberikan energi yang anak butuhkan untuk tumbuh, berkembang, dan belajar. Ibu sebaiknya pilih makanan berbahan biji-bijian dengan indeks glikemik rendah, seperti pasta gandum dan roti. Alasannya, jenis makanan ini mampu memberikan Si Kecil energi yang lebih tahan lama dan membuatnya merasa lebih kenyang lebih lama.
Baca juga: 9 Kegiatan yang Bisa Menumbuhkan Kreativitas pada Balita
- Makanan Olahan Susu
Makanan olahan susu seperti keju, kefir dan yoghurt kaya protein dan kalsium yang membantu membangun tulang dan gigi yang kuat. Untuk mendapatkan nutrisi tersebut, pastikan ibu menawarkan Si Kecil berbagai jenis olahan susu tersebut setiap harinya.
- Protein
Makanan kaya protein seperti daging tanpa lemak, ikan, ayam, telur, kacang-kacangan, lentil, buncis, tahu, dan kacang-kacangan juga mampu menunjang pertumbuhan dan perkembangan otot Si Kecil. Makanan ini mengandung vitamin dan mineral bermanfaat lainnya seperti zat besi, seng, vitamin B12 dan asam lemak omega-3. Zat besi dan asam lemak omega-3 dari daging merah dan ikan berminyak sangat penting bagi perkembangan dan pembelajaran otak anak.
Selain untuk bahan makanan pokok, dorong Si Kecil untuk memilih camilan dari kelompok makanan sehat di atas. Beberapa jenis makanan yang mungkin cocok dijadikan camilan, contohnya seperti kacang, keju, yoghurt rendah lemak buah atau sayuran segar.
Baca juga: Lindungi Kesehatan Anak dengan 7 Tips Ini
Berlaku juga untuk hidangan penutup di akhir makan. Buah atau yoghurt yang diiris bisa menjadi pilihan yang paling sehat. Hindari memberinya makanan yang tinggi gula terlalu sering. Sebaiknya, sajikan makanan seperti kue dan cokelat saat acara-acara tertentu saja, seperti hari ulang tahunnya. Bila ibu punya pertanyaan seputar gizi Si Kecil, ibu bisa mendiskusikannya bersama ahli gizi Halodoc. Melalui aplikasi Halodoc, ibu dapat menghubungi ahli gizi kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.
Sumber : https://www.halodoc.com/artikel/macam-macam-sumber-makanan-sehat-untuk-anak
Posted in
IPA Bab 2
Upaya menjaga kesehatan sistem pencernaan pada manusia
Agustus 07, 2023
maleka zeta
Upaya menjaga kesehatan sistem pencernaan pada manusia
1. Konsumsi Makanan Bernutrisi
Di zaman modern, makanan mengalami begitu banyak pemrosesan yang mampu meningkatkan risiko gangguan pencernaan.
Mengonsumsi diet rendah pengawet, lemak trans, serta pemanis buatan dapat memperbaiki pencernaan dan melindungi dari gangguan pencernaan.
2. Konsumsi Cukup Serat
:strip_icc():format(webp)/article/sgQuFfr4ElqEwyTrdNfix/original/039926700_1540527131-_1_-3-Cara-Alami-Menjaga-Kesehatan-Pencernaan-Aneka-Buah-By-VasiliyBudarin-Shutterstock.jpg)
Gerakan usus akan rutin dan tidak terhambat apabila Anda mengonsumsi diet tinggi serat. Serat terbagi menjadi 3, yakni serat larut air, serat tidak larut air dan prebiotik.
Serat larut air ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian dan oats, sedangkan serat tidak larut air dapat ditemukan di dalam sayur dan gandum utuh.
Prebiotik banyak ditemukan dalam berbagai buah, sayuran, dan akan dicerna oleh bakteri baik dalam usus, sehingga mengurangi risiko peradangan usus.
3. Perbanyak Lemak Sehat
Konsumsilah lemak sehat yang cukup akan membantu penyerapan beberapa nutrisi yang larut dalam lemak, salah satunya Omega-3.
Omega-3 mampu yang ditemukan dalam ikan berlemak seperti salmon, makarel, sarden, serta beberapa kacang-kacangan mampu mengurangi peradangan dan menurunkan risiko peradangan usus.
4. Cukupi Kebutuhan Cairan
Apabila Anda kekurangan minum air putih, BAB tidak akan lancar setiap harinya. Ini nantinya akan menyebabkan konstipasi.
Cukupi kebutuhan cairan dengan mengurangi minuman berkafein dan meningkatkan konsumsi buah dan sayuran berkadar air tinggi.
Contoh makanan yang dapat melancarkan dan menyehatkan pencernaan, antara lain timun, melon, tomat, seledri, dan stroberi.
5. Kelola Stres
Ketika tubuh dalam keadaan stres, hal ini berpengaruh terhadap pencernaan. Berhubungan dengan peradangan usus, konstipasi, bahkan diare.
Mengurangi stres dengan meditasi dan latihan relaksasi telah menunjukkan perbaikan gejala gangguan pencernaan.
6. Makan dengan Khusyuk
Hentikan segala aktivitas ketika Anda butuh makan. Segala aspek makanan seperti tekstur, suhu, dan rasa akan lebih Anda ketahui ketika tidak menyambi makan bersama aktivitas lain.
Misalnya, bermain gawai, menonton, dan bermain. Dengan demikian, gangguan pencernaan seperti kembung dan maag akan jarang terjadi.
7. Kunyah Makanan dengan Baik
Mengunyah makanan akan membuatnya lebih mudah dicerna. Ketika mengunyah, kelenjar liur dalam mulut akan memproduksi air liur yang dibutuhkan untuk mencampur berbagai makanan di dalam lambung kelak.
8. Olahraga Teratur
:strip_icc():format(webp)/article/hSTAdQy3Vz9-z8u8aHgMy/original/075456900_1528274678-5-Cara-Sederhana-yang-Efektif-Atasi-Sulit-Tidur-01-By-Bignai-shutterstock.jpg)
Olahraga rutin mampu memperbaiki pencernaan dan mengurangi gejala konstipasi. Tak hanya itu, olahraga juga mampu mencegah terjadinya berbagai kondisi peradangan usus.
Dengan rutin berolahraga, Anda akan merasakan BAB lebih teratur dan minim keluhan pada pencernaan.
9. Dengarkan Tubuh Anda
Ketika Anda sedang emosional atau cemas, Anda akan cenderung tidak memerhatikan apakah sudah merasa lapar maupun kenyang.
Meluangkan waktu untuk merasa rileks dan memerhatikan diri sendiri akan mengurangi gejala gangguan pencernaan.
10. Hentikan Kebiasaan Buruk
Beberapa kebiasaan buruk yang sering kali tidak disadari memengaruhi kesehatan pencernaan, misalnya adalah merokok dan mengonsumsi terlalu banyak alkohol. Begitu pula makan ketika sudah larut malam.
Posisi tubuh setelah makan pun perlu diperhatikan. Setidaknya beri waktu 3-4 jam setelah makan sebelum berbaring dan tidur agar makanan berpindah dari lambung ke usus kecil.
Perubahan dalam diet dan gaya hidup dapat memperbaiki kesehatan pencernaan apabila Anda sesekali mengalami gejala gangguan pencernaan, maupun gejala yang sudah dialami sejak lama.
Sumber : https://www.klikdokter.com/info-sehat/pencernaan/cara-alami-menjaga-kesehatan-pencernaan
Posted in
IPA Bab 2
Gangguan pada sistem pencernaan manusia
Agustus 07, 2023
maleka zeta
Gangguan pada sistem pencernaan manusia
Sistem pencernaan manusia terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Selain itu, organ pankreas, hati, dan kantung empedu juga termasuk dalam sistem pencernaan.

Fungsi sistem pencernaan adalah menerima dan mencerna makanan. Setelah dicerna, nutrisi tersebut diserap dan disalurkan ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Sistem pencernaan juga berfungsi untuk memisahkan dan membuang sisa makanan yang tidak bisa dicerna oleh tubuh.
Macam-Macam Gangguan Sistem Pencernaan
Gangguan sistem pencernaan adalah masalah yang terjadi pada saluran atau organ yang terlibat dalam pencernaan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi hingga naiknya asam lambung. Gejala gangguan sistem pencernaan pun bervariasi, mulai dari yang ringan hingga yang berat.
Berikut ini adalah macam-macam gangguan sistem pencernaan yang umum ditemui:
1. Diare
Diare adalah peningkatan frekuensi BAB lebih dari 3 kali dalam sehari disertai perubahan konsistensi menjadi lebih cair. Kondisi ini bisa disebabkan oleh perubahan pola makan, infeksi rotavirus, atau bakteri. Diare bisa berlangsung selama beberapa hari hingga berminggu-minggu.
Selain menyebabkan perubahan frekuensi dan konsistensi BAB, diare juga bisa mengakibatkan penderitanya mengalami kram perut, demam, kembung, dan mual.
2. Sembelit
Konstipasi atau sembelit adalah perubahan frekuensi BAB menjadi lebih jarang dan disertai dengan kesulitan BAB. Hal ini bisa disebabkan oleh menurunnya pergerakan usus. Umumnya seseorang dianggap mengalami sembelit ketika frekuensi buang air besarnya kurang dari 3 kali dalam seminggu.
Di samping frekuensi buang air besar yang menurun, gejala sembelit lainnya meliputi:
- Feses keras.
- Harus mengejan saat buang air besar.
- Merasa ada penyumbatan di rektum, sehingga tinja sulit dikeluarkan.
- Merasa tidak tuntas setelah buang air besar.
- Perlu bantuan untuk mengeluarkan feses, misalnya menekan perut atau menggunakan jari tangan untuk mengeluarkan feses dari anus.
3. Wasir (hemoroid)
Wasir terjadi ketika pembuluh darah vena yang terletak di luar atau di dalam saluran anus (rektum) mengalami pembengkakan. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, namun sekitar 50% penderitanya berusia di atas 50 tahun. Wasir dapat menimbulkan nyeri dan gatal pada anus, benjolan di anus, serta keluarnya darah ketika BAB. Kadang wasir juga bisa membuat penderitanya sulit untuk duduk.
4. GERD
Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau penyakit asam lambung terjadi ketika asam lambung naik menuju kerongkongan. Kondisi ini disebabkan oleh melemahnya katup (sfingter) yang terletak di dalam saluran kerongkongan bagian bawah.
Pada orang sehat, katup tersebut akan berkontraksi dan menutup saluran kerongkongan setelah makanan turun ke lambung. Namun pada penderita GERD, katup yang lemah menyebabkan kerongkongan tetap terbuka, sehingga asam lambung naik ke kerongkongan.
Beberapa gejala penyakit asam lambung adalah:
- Rasa perih dan sensasi seperti terbakar di dada, yang bertambah parah setelah makan atau saat berbaring.
- Rasa asam di belakang mulut.
- Sakit saat menelan.
- Adanya rasa mengganjal di kerongkongan.
- Batuk tanpa dahak.
- Radang tenggorok, jika asam lambung mengiritasi tenggorokan.
5. Tukak lambung
Tukak lambung adalah luka pada lapisan lambung dan usus halus bagian atas. Pengikisan dan luka tersebut umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori atau penggunaan obat pereda nyeri dalam jangka panjang.
Umumnya tukak lambung menimbulkan nyeri ulu hati. Gejala lain yang bisa muncul pada tukak lambung adalah:
- Rasa begah dan kembung
- Mual dan muntah
- Feses berwarna gelap
- Perubahan nafsu makan
- Penurunan berat badan yang tidak diketahui sebabnya
Macam-macam gangguan sistem pencernaan yang dipaparkan di atas dapat menimbulkan keluhan yang ringan sampai berat dan mengggangu aktivitas. Jika Anda mengalami keluhan pada sistem pencernaan, berkonsultasilah dengan dokter agar diketahui penyebabnya dan diberikan penanganan
Sumber : https://www.alodokter.com/macam-macam-gangguan-sistem-pencernaan-yang-umum-terjadi
Posted in
IPA Bab 2
Sistem pencernaan manusia
Agustus 07, 2023
maleka zeta
Nutrisi yang diambil dari makanan, nantinya dapat memaksimalkan kinerja tubuh secara menyeluruh. Mulai dari memperbaiki sel-sel, regenerasi kulit, hingga sumber energi tubuh.
Tak hanya itu, dengan sistem pencernaan ini manusia bisa membuang zat-zat berbahaya atau limbah yang sudah tidak diperlukan tubuh dalam bentuk feses.
Organ Sistem Pencernaan Manusia
Sistem pencernaan manusia mulai dari mulut hingga anus. (iStockphoto)
Sistem pencernaan manusia melibatkan berbagai macam organ-organ di dalam tubuh, yang dimulai dari mulut hingga anus.
Berikut organ pencernaan manusia dan masing-masing fungsinya, dirangkum dari buku IPA Terpadu SMP/MTs Kelas VIII (2006).
1. Mulut
Di dalam mulut manusia tersusun atas gigi, lidah, air liur, dan kelenjar ludah, yang berfungsi menjalankan proses mekanik dan kimiawi dari makanan supaya bisa masuk ke pencernaan.
2. Kerongkongan (esofagus)
Kerongkongan adalah saluran penghubung antara mulut dan lambung. Di kerongkongan ini, semua minuman atau makanan yang sudah dikunyah akan melaju menuju lambung.
3. Lambung (ventrikulus)
Lambung adalah kantung yang terletak di rongga perut sebelah kiri. Lambung berfungsi memecah makanan agar berubah menjadi seperti bubur. Di dalam lambung, makanan akan bercampur dengan zat asam dan enzim.
4. Usus halus
Usus halus atau usus kecil adalah bagian terpanjang di saluran pencernaan manusia. Peran usus halus yaitu memecah sekaligus menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.
Usus halus terdiri atas tiga bagian, yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejunum), dan usus penyerap (ileum).
5. Usus besar (kolon)
Usus besar mempunyai panjang sekitar 5-6 meter yang terdiri atas tiga bagian yaitu sekum, kolon, dan rektum.
Sisa makanan yang tidak diserap di usus halus secara perlahan bergerak menuju usus besar dan menjadi feses. Usus ini adalah bagian terakhir atau ujung dari sistem pencernaan.
6. Rektum
Rektum atau disebut juga poros usus merupakan bagian akhir dari usus besar. Rektum menjadi penghubung antara usus besar dengan anus.
Organ ini berguna untuk menampung feses dari usus besar, sampai tiba saatnya dikeluarkan tubuh lewat anus.
7. Anus
Anus adalah lubang tempat saluran pencernaan berakhir, yang menjadi jalan keluarnya feses dari dalam tubuh. Apabila feses telah siap dibuang, maka otot sfingter akan mengatur pembukaan dan penutupan anus.Cara Kerja Sistem Pencernaan ManusiaBerikut urutan dari cara kerja sistem pencernaan manusia, mulai dari mulut sampai berakhir di anus.
Manusia mengonsumsi minuman dan makanan, lalu dimasukkan ke dalam mulut untuk dikunyah dan dihancurkan oleh gigi.
Setelah selesai dikunyah, makanan tersebut ditelan dan masuk ke dalam kerongkongan dengan gerakan peristaltik yaitu seperti diremas-remas.
Makanan mulai masuk ke lambung. Di tempat ini, makanan kembali dihaluskan dengan gerakan otot-otot lambung dan diproses secara kimiawi.
Hasil pecahan makanan dari lambung selanjutnya masuk ke usus halus untuk disaring kembali, yaitu memisahkan antara nutrisi dari makanan dan zat sisa.
Setelah nutrisinya diambil, sisa-sisa makanan menuju usus besar dan mengalami pembusukan dan berubah menjadi feses.
Feses terdorong secara lambat dan teratur oleh gerakan peristalsis dan disimpan ke dalam rektum sebelum dikeluarkan lewat anus.
Selanjutnya, muncul kontraksi otot dinding perut yang diikuti dengan mengendurnya otot sfingter anus dan kontraksi kolon serta rektum. Akibatnya, feses terdorong keluar lewat anus.
Itulah penjelasan tentang sistem pencernaan manusia. Mulai dari fungsi, organ yang terlibat, dan cara kerjanya di dalam tubuh.
Posted in
IPA Bab 2
Makanan sebagai sumber energi bagi manusia
Agustus 07, 2023
maleka zeta
Makanan Sebagai Sumber Energi Manusia

1. Karbohidrat
Karbohidrat menjadi salah satu zat yang terkandung di dalam makanan dan berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh. Karbohidrat merupakan suatu kelompok senyawa dapat dapat melewati proses hidrolisis (pemecahan senyawa kimia melalui penambahan air) menjadi polisakarida, aldehid, dan keton. Apabila di dalam tumbuhan, karbohidrat akan berupa amilum atau pati. Pati tersebut adalah polimer yang dibentuk dari glukosa jenis monomer, yang apabila dihubungkan dengan rantai maka mirip dengan maltosa, misalnya amilosa dan amilopektin. Jika dilarutkan dengan iodin, amilosa biasanya akan berwarna biru, sementara amilopektin akan berwarna merah ungu. Singkatnya, karbohidrat adalah suatu jenis zat yang terkandung di dalam makanan, baik itu masih dalam bentuk mentah maupun sudah matang.
Keberadaan karbohidrat tentu saja memberikan peran penting dalam kehidupan sehari-hari, sebab menjadi salah satu sumber energi baik itu kepada manusia maupun hewan yang mengkonsumsinya. Karbohidrat memiliki beberapa unsur, antara lain karbon, hidrogen (H), dan oksigen (O). Pada manusia dengan kondisi tinggi karbohidrat alias dalam keadaan tidak kelaparan, konsentrasi glukosa menjadi bertambah fungsinya.
Jenis-Jenis Karbohidrat
a) Monosakarida (Gula Sederhana)
Monosakarida adalah suatu senyawa yang memiliki kandungan enam atau lima buah atom karbon. Jenis karbohidrat yang satu ini tidak dapat terhidrolisis menjadi lebih sederhana lagi, tetapi justru menghasilkan hidrolisis dari tiga golongan lainnya. Senyawa dalam monosakarida ini tidak berwarna, mempunyai rasa manis, berbentuk kristal, dan dapat larut di dalam air.
Salah jenis monosakarida yang penting untuk tubuh adalah glukosa alias gula yang mana memiliki enam atom karbon. Glukosa ini memiliki rumus kimia C Glukosa yang menjadi jenis karbohidrat paling umum sekaligus senyawa organik yang paling banyak ditemui di alam.
b) Oligosakarida
Yakni suatu senyawa yang berisikan dua atau lebih dari gula sederhana yang kemudian dihubungkan oleh pembentukan asetal. Pembentukan asetal ini terjadi antara gugus aldehid (keton) dengan gugus hidroksil. Jika terdapat dua gula sederhana kemudian digabungkan maka akan menjadi disakarida, sementara jika tiga gula digabungkan maka akan menjadi trisakarida. Nah, ikatan penghubung gabungan gula tersebut dinamakan glikosida.Ikatan glikosida dapat melalui proses hidrolisis oleh asam encer supaya dapat menghasilkan komponen monosakarida. Disakarida yang terdapat di alam misalnya sukrosa, laktosa, dan maltosa.
c) Polisakarida
Yakni senyawa yang terdiri atas banyak ikatan gula sederhana dan kemudian dihubungkan dalam ikatan glikosida Polisakarida ini meliputi adanya selulosa, pati, dan dekstrin, yakni substansi utama yang tidak dapat larut di dalam air dan tidak mempunyai rasa.
Ciri-Ciri Karbohidrat
- Terdiri atas unsur C, H, dan O dengan perbandingan 1 atom C, 2 atom H, dan 1 atom O.
- Biasanya terdapat pada tumbuhan dan binatang yang berperan sebagai struktural dan metabolik.
- Karbohidrat pada tumbuhan biasanya digunakan untuk proses fotosintesis, yakni CO2 + H2O dan menghasilkan amilum atau selulosa.
- Karbohidrat tidak dapat dihasilkan oleh binatang.
Contoh Karbohidrat
a) Sukrosa
- Tumbuhan yang terdapat karbohidrat sukrosa adalah tebu, nanas, dan aprikot. Sayangnya, keberadaan jenis karbohidrat yang satu ini apabila dikonsumsi secara berlebihan justru akan merusak kesehatan gigi. Tidak hanya itu saja, mengkonsumsi sukrosa tanpa adanya kontrol juga akan berhubungan dengan sindrom metabolik sehingga menyebabkan diabetes mellitus
b) Maltosa
Biasanya disebut juga dengan gula malt, yang mana berisikan dua molekul glukosa yang bergabung. Biasanya, maltosa akan melalui proses hidrolisis oleh maltase di dalam usus.
c) Laktosa
Biasanya disebut dengan gula susus sebab banyak ditemukan dalam susu. Laktosa adalah molekul gula besar yang terdiri dari dua molekul gula yang lebih kecil, yakni glukosa dan galaktosa. Sama halnya dengan maltosa, zat karbohidrat ini juga melalui hidrolisis di usus.
Sumber Karbohidrat Dalam Bentuk Makanan
- Jagung
Selain nasi, jagung juga kerap dijadikan sebagai sumber karbohidrat bagi tubuh, terutama di daerah Madura dan Nusa Tenggara Timur. Makanan jagung ini biasanya diolah dengan cara direbus dan memiliki kandungan asam folat serta serat yang baik bagi tubuh.
- Ubi
Mirip dengan singkong, ubi juga merupakan akar tanaman yang ternyata memiliki kandungan karbohidrat dalam jumlah banyak. Pada ubi berwarna oren, mengandung beta karoten yang dapat berperan sebagai vitamin A sekaligus mencegah kanker. Sementara pada ubi berwarna ungu yang biasanya dijadikan sebagai pewarna makanan ini ternyata juga baik dalam mencegah penyumbatan darah dan memiliki kandungan antioksidan. Ubi biasanya akan diolah dengan berbagai cara, misalnya dikukus, digoreng, atau bahkan dibuat sebagai kue.
- Oat
Oat ini sebenarnya berasal dari gandum dan berperan penting untuk menurunkan kolesterol tubuh. Biasanya, oat akan diseduh atau direbus hingga menyerupai bubur. Namun, Grameds juga dapat menambahkannya ke dalam kue atau roti.
- Kentang
Kentang mengandung karbohidrat dengan kalori rendah sehingga cocok untuk program diet. Cara mengolahnya juga beragam, misalnya digoreng, dibakar, direbus, dan ditumbuk. Ketika pelaksanaan program diet, biasanya kentang akan disajikan dengan sayur dan lauk pendamping.
Fungsi Karbohidrat Bagi Tubuh
- Sebagai penyeimbang asam dan basa di dalam tubuh.
- Sebagai unsur utama dalam proses metabolisme.
- Dapat mencegah terjadinya ketidaksempurnaan proses oksidasi lemak.
- Sebagai pemasok energi tubuh.
- Membantu memperlancar proses pencernaan.
- Sebagai unsur utama dalam mengoptimalkan kerja protein.
- Memberikan efek kenyang sebab memiliki kandungan selulosa.
- Mencegah terbentuknya proses ketosis.
- Membantu penyerapan kalsium.
- Pembentuk senyawa lainnya, misalnya asam lemak dan asam amino.
- Sebagai komponen penyusun gel dalam inti sel.
2. Protein
Protein adalah senyawa makromolekul polipeptida yang tersusun dari sejumlah asam amino yang kemudian dihubungkan dengan ikatan peptida. Senyawa protein dapat ditemukan pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Protein lebih mirip dengan substansi organik lainnya misalnya lemak dan karbohidrat, tetapi protein lebih memiliki kandungan nitrogen, fosfor, dan besi.
Klasifikasi Protein
Apabila didasarkan pada struktur molekulnya, protein dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yakni:
a) Protein Globular
Yakni protein yang berbentuk bulat atau elips dengan adanya rantai polipeptida berlipat.
b) Protein Fiber
Yakni protein yang berbentuk serat atau serabut dengan adanya rantai polipeptida memanjang pada satu sumbu.
Sumber Protein
Pada dasarnya, sumber protein yang berguna sebagai sumber energi manusia ini dapat digolongkan menjadi 2 macam, yakni sumber protein konvensional dan non-konvensional.
a) Protein Konvensional
Protein konvensional adalah sumber protein yang berupa hasil pertanian dan peternakan pangan, serta produk-produk hasil olahannya. Berdasarkan sifatnya, sumber protein ini dapat dibagi lagi menjadi golongan yakni protein nabati dan protein hewani.
- Protein nabati
Yakni protein yang berasal dari bahan nabati alias hasil tanaman, terutama biji-bijian dan kacang-kacangan. Sementara itu, sayuran dan buah-buahan tidak memberikan kontribusi protein dalam jumlah yang cukup.
- Protein Hewani
- Protein Hewani
- Membantu proses pertumbuhan sel-sel tubuh, terutama pada anak-anak dan remaja.
- Membantu kerja tubuh dalam menetralkan zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh.
- Mengatur metabolisme tubuh.
- Sebagai asupan utama, terutama bagi mereka yang tengah diet rendah gula.
- Menjaga keseimbangan antara asam basa dan cairan dalam tubuh.
- Berperan penting dalam menjaga stabilitas pH cairan tubuh.
- Bahan utama dalam sintesis substansi, misalnya hormon, zat antibodi, dan lain-lain.
- Memiliki susunan kimia yang khas, sebab berupa senyawa murni.
- Memiliki bobot molekul yang khas.
- Memiliki urutan asam amino yang khas, terinci dalam genetik.
- Sebagai sumber energi. Terutama pada lemak dioksidasi, yang mana dapat juga berguna untuk mempertahankan suhu tubuh.
- Membangun jaringan tubuh, yakni dengan sebagian lemak yang masuk ke dalam sel-sel tubuh.
- Pelindung organ tubuh. Sekitar 45% lemak berada di rongga perut dan melindungi organ-organ tersebut dari benturan atau bahaya dari luar tubuh.
- Mencegah kehilangan panas dari dalam tubuh.
- Mencegah timbulnya rasa lapar, terutama ketika sehabis makan.
- Membantu penyerapan dari dalam usus, sebab biasanya terkandung vitamin-vitamin yang larut lemak.
- Menghemat protein, terutama ketika tubuh dalam kondisi sakit.
- Sebagai pelumas dalam proses pencernaan.
Yakni protein yang berasal dari hasil hewani, misalnya daging (baik itu sapi, ayam, kambing, dan kerbau), telur ayam, telur bebek, susu sapi, dan hasil perikanan (baik itu ikan, kerang, udang, kepiting, dan lainnya).
Protein hewani ini disebut-sebut sebagai jenis protein yang memiliki mutu tinggi, sebab mengandung asam amino esensial yang lengkap. Tidak hanya itu saja, protein hewani juga memiliki daya cerna yang tinggi sehingga jumlah yang diserap oleh tubuh juga akan tinggi.
Yakni protein yang berasal dari hasil hewani, misalnya daging (baik itu sapi, ayam, kambing, dan kerbau), telur ayam, telur bebek, susu sapi, dan hasil perikanan (baik itu ikan, kerang, udang, kepiting, dan lainnya).
Protein hewani ini disebut-sebut sebagai jenis protein yang memiliki mutu tinggi, sebab mengandung asam amino esensial yang lengkap. Tidak hanya itu saja, protein hewani juga memiliki daya cerna yang tinggi sehingga jumlah yang diserap oleh tubuh juga akan tinggi.
b) Protein Non-Konvensional
Merupakan sumber protein baru yang akhir-akhir ini tengah dikembangkan melalui teknologi berstandar tinggi, guna menutupi kebutuhan penduduk dunia akan protein. Sumber protein ini biasanya berasal dari mikroba (baik itu bakteri, khamir, atau kapang) dan dikenal sebagai protein sel tunggal. Sayangnya, hingga sekarang ini produknya belum berkembang sebagai bahan pangan untuk dikonsumsi.
Fungsi Protein
Ciri-Ciri Protein
Kebutuhan Protein Bagi Tubuh
Kebutuhan tubuh manusia akan protein dapat dihitung dengan mengetahui jumlah nitrogen yang hilang. Apabila seseorang mengkonsumsi makanan tanpa protein, maka nitrogen yang ada di dalam tubuh akan keluar. Maka dari itu, jumlah protein yang terbuang maka akan mewakili jumlah nitrogen. Nitrogen ini biasanya akan keluar bersama urine, dengan rata-rata 16 mg/kg berat badan dan feses 12 mg/kg berat badan.
3. Lemak
Lemak adalah suatu molekul yang terdiri dari oksigen, hidrogen, karbon, dan terkadang ada juga nitrogen serta fosforus. Lemak dapat juga disebut sebagai sumber energi yang dipadatkan. Manusia tentu saja mempunyai kadar lemak yang seimbang sebagai cadangan energi tetap. Namun, apabila lemak dalam tubuh memiliki jumlah yang melebihi batas normal, justru akan menyebabkan tubuh menjadi obesitas dan pada akhirnya akan menimbulkan berbagai macam jenis penyakit kronis. Maka dari itu, kadar lemak berlebih yang ada di dalam darah, harus dihilangkan dengan cara olahraga dan diet.
Molekul yang terdapat di dalam lemak ada 4 bagian, yakni 1 molekul gliserol dan 3 molekul asam lemak. Dalam asam lemak terdapat rantai hidrokarbon dan gugus karboksil.
Klasifikasi Lemak
Berdasarkan komposisi kimia, lemak dalam tubuh dapat diklasifikasikan menjadi 3 jenis, yakni:
a) Lemak Jenuh
Berupa ikatan moietas asam lemak dalam suatu ikatan tunggal. Misalnya, asam palmitat dan asam stearat yang biasanya dapat ditemukan di dalam gajih atau lemak hewan.
b) Lemak Tak Jenuh Tunggal
Jenis lemak ini mengandung satu ikatan rangkap. Misalnya asam oleat yang biasanya ditemukan dalam minyak zaitun.
c) Lemak Tak Jenuh Ganda
Yang jenis lemak yang mengandung lebih dari satu ikatan rangkap. Misalnya asam linoleat yang biasanya ditemukan dalam minyak biji-bijian, minyak kedelai, dan minyak jagung.
Fungsi Lemak
Sumber Lemak
a) Lemak Hewan
Meliputi gajih dari berbagai hewan, misalnya sapi, kambing, dan ayam. Gajih ini juga biasanya terdapat di ternak unggas, misalnya telur, susu, dan produk olahan lainnya. Jaringan ikan berdaging warna gelap contohnya ikan sarden, salmon juga mengandung lemak hewan.
b) Lemak Nabati
Meliputi minyak zaitun, minyak kelapa, minyak jagung, minyak sawit, dan lain-lain. Semua lemak nabati tersebut mengandung sterol nabati yang tidak mudah untuk diserap oleh usus, tetapi bukan kolesterol.
sumber :https://www.gramedia.com/literasi/zat-makanan-sebagai-sumber-energi/
Posted in
IPA Bab 2


.jpg)


